TANTANGAN PENDIDIKAN DI MASA PANDEMI

26 November 2021
10:01:33 WIB

Oleh : M. Duhan Fauzi, S.Ag

Bogor, 04 November 2021

Wabah Corona ini membawa paradigma perubahan pada berlangsungnya proses belajar mengajar di Tanah Air, termasuk juga di Kabupaten Bogor. Banyak agenda terpaksa ditunda bahkan dibatalkan sehingga perununan capaian target di tiap sekolah terjadi sangat signifikan. Penurunan ini sangat dirasakan oleh sekolah berbasis boarding, dikarenakan proses keberlangsungan dalam mendidik santri menjadi terhambat bahkan bisa dikatakan ‘mati suri’.


Akan tetapi, sejumlah pesantren tetap menjalankan pembelajarannya di asrama dengan syarat tetap menjalankan protokol kesehatan. Contohnya di SMP QUR’AN As-Salaam yang berada di lingkungan Pondok Pesantren As-Salaam. Kegiatan belajar mengajar tetap terjalan dengan baik dan mengikuti prosedur protokol kesehatan. Bahkan pesantren yang berada di wilayah Gunung Putri itu dapat menjalankan beberapa agenda sekolah, di antaranya:

1.      Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)

2.      Gebyar As-Salaam

tryout

 

Kegiatan pesantren diawali dengan Penerimaan Peserta Didik Baru yang memiliki nilai penting bagi sebuah lembaga pendidikan. Pasalnya, kegiatan ini memiliki nilai strategis guna menyeleksi calon peserta didik secara objektif, transparan, akuntabel dan kompetitif. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas masyarakat Indonesia dari pelbagai aspek. Untuk survei, pelaksanaan PPDB dilakukan secara offline atau tatap muka. Akan tetapi, kegiatan lainnya seperti tes lisan maupun tes tulis dilakukan secara online. Tutur Khikmatul Munawaroh, S.Pd, selaku Wakil Kepala Bidang Kesiswaan.

Penyeleksian terhadap calon peserta didik baru didasari pada hasil akumulasi dari tes Al-Qur’an dan tes akademik dan dinyatakan lulus apabila memenuhi skor tes seleksi yang telah ditetapkan oleh pihak pesantren.

Perlu diingat, pesantren As-Salaam menetapkan penerima peserta didik baru sebanyak 134 peserta dengan 5 (lima) jalur penerimaan, yaitu (1) jalur Reguler (2) jalur Zonasi (3) jalur Penelusuran Minat Dan Kemampuan (PMDK) (4) jalur Try Out dan (5) jalur Tahfizh. Untuk jalur Try Out, peserta dapat mengikuti kegiatan Gebyar As-Salaam.

Kegiatan Gebyar merupakan kegiatan tahunan SMP As-Salaam yang berfokus pada pelaksanaan Try Out dengan sasaran siswa kelas 6 (enam) sekolah dasar. Kegiatan ini juga berguna dalam menarik minat peserta didik sekolah dasar untuk bergabung ke SMP Qur’an As-Salaam sekaligus mengenalkan lingkungan sekolah dan pesantren kepada masyarakat umum khususnya calon peserta didik.

Kegiatan Gebyar As-Salaam berupa lomba ataupun kegiatan lainnya yang melibatkan peserta didik kelas 6 SD dari berbagai wilayah. Seperti tahun sebelumnya, Gebyar mengadakan perlombaan di bidang kesenian yaitu lomba pidato, adzan dan kaligrafi. Namun pada tahun ini, kegiatan diisi dengan try out guna membantu peserta didik menjelang ujian sekolah. Kegiatan ini juga dilaksanakan secara online karena kondisi yang belum memungkinkan untuk bertatap muka. Alhamdulillah kegiatan Gebyar tahun ini diikuti oleh 115 peserta didik dari sekolah dasar se-Jabodetabek. Tutur Faruq Hardianto, S.Pd, selaku ketua pelaksana kegiatan Gebyar 2 As-Salaam.

 

 

 

Share



0 Komentar

    Form Komentar