Para peserta bright bootcamp sejumlah 25 orang yang pada bulan Juli lalu mengikuti rangkaian pelatihan dari NICE Indonesia, diwajibkan untuk melakukan implementasi berupa proyek sosial yang disesuaikan dengan kondisi sekolah masing-masing. Tentunya di SMP Qur’an As-Salaam, proyek ini dikerjakan secara terpisah antara Ikhwan dan Akhwat, dengan mengambil tema yang berbeda pula.





Bagian akhwat mengambil tema Eco-enzyme dengan memanfaatkan bahan organic yang tidak terpakai seperti kulit buah dan pangkal sayur-sayuran. Bahan organic ini terlebih dahulu dibersihkan dan dicampurkan ke larutan gula, kemudian disimpan di toples selama 2 bulan. Hasil dari eco-enzyme ini nantinya dapat digunakan sebagai cairan pembersih yang ramah lingkungan. Adapun tahapan pembuatan eco-enzyme ini disampaikan dan dibimbing oleh Ibu Asih Siswantini, S.Pd.





Sementara bagian Ikhwan mengambil tema Eco-craft dengan memanfaatkan bahan anorganik yang juga sudah tidak terpakai seperti botol plastik, kardus, kain perca, kepingan diska, dan kaleng-kalengan. Bahan-bahan ini dikumpulkan dan dibersihkan, kemudian dibuat sedemikian rupa menjadi satu barang yang dapat digunakan kembali seperti tas jinjing, tempat tissue, kotak alat tulis, serta untuk keperluan dekorasi. Sehingga barang jadi tersebut dapat memiliki nilai jual yang cukup menguntungkan karena modal yang sangat terjangkau. Adapun tahap pembuatan eco-craft ini disampaikan dan dibimbing langsung dari KWT Berseri, komunitas pengelola limbah anorganik daerah setempat.


Alhamdulillah kegiatan yang berlangsung pada hari Sabtu, 16 September 2023 lalu ini diikuti oleh para santri dengan antusias dan aktif bertanya. Semoga menjadi bekal keterampilan yang dapat digunakan di masa yang akan datang.
0 Comments