Di tulis oleh : Najma x Akhwat. Pada tanggal 12 februari 2026 aku dan teman-teman mengikuti ARUNG JERAM DI ALAMANDA CISADANE.
Ya itu adalah hari yang di tunggu-tunggu oleh ku dan teman-temanku, aku sudah membayangkan betapa serunya kita mendayung perahu berasama-sama.

Saat itu kami berkumpul di lapangan SMA lalu kami baris sesuai dengan kelasnya masing-masing, setelah itu kami menuju ke ALAMANDA CISADANE mengunakan tronton, perjalanan 1 jam untuk sampai ke tempat RAFTING, setelah itu kami baris lagi untuk pembukaan, setelah pembukaan ada sesi foto perkelas dan melanjutkan pembagian pendamping untuk di perahu karet, aku mendapatkan pendamping yang Bernama abah Agus.

Perjalanan mengunakan perahu karet kurang lebih 7 km, aku dan teman-teman banyak sekali bertanya kepada abah, aku dan teman-teman kehausan karna kebanyakan teriak dan banyak bertanya, haha Namanya juga cewek pasti cerewet meski kami berisik dan banyak bertanya abah tetap menjawab walau sambil ketawa kecil, tiba-tiba salah satu teman ku bertanya ke abah “Bah disini ada mata air gak?” Abah menjawab pertanyaan temanku “Oh ada neng tapi nanti ada di depan yaa” WAH, aku dan teman ku sangat senang karna ada mata air disana,kami melanjutkan perjalanan dengan banyak tantangan untuk menuju ke mata air disana kami menemukan 2 Komodo ukurannya cukup besar, dan kami sampai di mata air, kata abah “Ini mah asli neng dari akar pohon manis rasanya”, tetapi aku lupa nama pohonnya apa?, kami tidak percaya kalau air itu, beneran mata air dan rasanya manis, karana sudah haus jadi kami mencoba air itu, ternyata benar apa yang di katakana abah, itu airnya manis, setelah mencoba mata air kami melanjutkan perjalanan dan di jemput menggunakan mobil bak untuk Kembali ke tempat kami awal berkumpul, setelah arung Jeram aku mendapatkan banyak sekali Pelajaran.

Itulah kesan umum menarik tentang kegiatan Arung jeram pada Kamis, 12 Februari 2026 di sungai Cisadane di Kec. Caringin Kab. Bogor. Ada 80 peserta dengan 65 santri kelas X dan XI, 15 guru, asatidzah, dan tim kesehatan.

Kepala Sekolah, Suhartono, mengatakan, “Arung jeram mengajarkan kita tafakur alam. Air sungai, bebatuan, pepohonan, dan bintanag seperti ular dan biawak. Arung jeram mengajarkan kalian juga leadership, team work dan komunikasi efektif serta keberanian.

Kesan dan Pesan Para Santri

  1. “Kegiatan rafting ini sangat seru dan menyenangkan. Kami bisa mentadaburi alam secara langsung. Pesan-pesan yang disampaikan juga sangat bermakna dan menambah wawasan serta keimanan kami.”

  2. “Kegiatan ini benar-benar seru dan mampu melatih kerja sama kelompok. Kami belajar saling percaya, kompak, dan berkomunikasi dengan baik agar bisa melewati setiap jeram.”

  3. “Rasanya mantap sekali! Sensasinya seperti terombang-ambing ombak yang menegangkan tapi menyenangkan. Semoga tahun depan bisa diadakan lagi dengan tantangan yang lebih ekstrem.”

  4. “Kesannya sangat menantang dan luar biasa seru. Awalnya sempat takut, tetapi setelah dijalani justru menjadi pengalaman yang tidak terlupakan.”

  5. “Pesan kami untuk Ma’had As-Salaam, semoga kegiatan seperti ini bisa diadakan setiap tahun. Semoga Ma’had As-Salaam semakin sukses dan terus memberikan pengalaman terbaik bagi para santri.”

  6. “Kami mendapatkan banyak pengalaman baru. Selain seru, kegiatan ini juga menambah keimanan karena kami bisa langsung berinteraksi dengan alam dan merasakan kebesaran ciptaan Allah SWT.”

Categories: BERITA

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *